Ground Breaking Ruang Publik Berketahanan Iklim di Samarinda
Minggu,12 Mei 2024 - 01:16:11 WIBDibaca: 771 kali
Kamis 2 Mei 2024 merupakan moment penting bagi Masyarakat Kota Samarinda, karena diselenggarakan Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Proyek Rancang Bangun Ruang Publik Berketahanan Iklim di Kawasan Pasar Segiri, Kota Samarinda. Acara ini dihadiri oleh Walikota Samarinda (Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si.) dan Direktur Eksekutiif Partnership Governence Kemitraan (Laode Muhammad Syarif, SH., LLM., PhD.). Selain itu juga hadir dari Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, perwakilan dari Komunitas Masyarakat, serta tidak kurang dari 200 orang Warga Masyarakat sekitar Pasar Segiri, Kota Samarinda.
Sambutan pertama disampaikan oleh Direktur Eksekutiif Partnership Governence Kemitraan, Laode Muhammad Syarif, SH., LLM., PhD. Melalui sambutannya, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan proyek pertama dengan dana hibah Adaptation Fund di Samarinda. Kemitraan adalah organisasi penyalur dana hibah internasional yang terakreditasi internasional. Sebagai pelaksana kegiatan hibah ini adalah Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang bekerjasama dengan Quinsland University of Technologi - Australia. Harapannya, dari proyek ini dapat berlanjut dengan dana inovasi pada proyek lainnya.
Sambutan berikutnya, dari Walikota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, S.T., S.H., M.Si. Acara Ground Breaking ini sebagai rasa syukur atas kerja tulus yang telah laksanakan oleh berbagai stake holder terkait selama ini. Proyek ini merupakan proyek yang berorientasi pada kebutuhan warga masyarakat kota Samarinda. Melalui sambutannya, mengharapkan masyarakat terlibat secara aktif dalam pembangunan Ruang Publik ini. Dengan pembangunan yang berbasis pada masyarakat, semoga menjadikan Samarinda menjadi kota yang terus lebih maju dan mendukung Visi Pemerintah untuk menwujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045.
Akademisi yang terlibat dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yaitu, Dr. Ir. Ar. R. A. Retno Hastijanti, M.T., IPU., APEC Eng. selaku Direktur Eksekutif Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Ir. Muhammad Faisal, ST., M.T. selaku Kepala Program Studi Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang mana banyak melibatkan kegiatan perencanaan dan perancangan dalam proyek ini.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya