Hemat Energi di Masa Perang dengan Komposit Aluminium Ramah Lingkungan Oleh: Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T.

Senin,13 April 2026 - 11:25:24 WIB
Dibaca: 79 kali

 

Ketidakpastian geopolitik global dalam beberapa tahun terakhir telah memicu krisis energi yang semakin nyata. Kenaikan harga bahan bakar dan terganggunya rantai pasok membuat efisiensi energi menjadi kebutuhan mendesak, terutama dalam situasi perang di mana ketersediaan BBM semakin terbatas.

Dalam kondisi ini, solusi tidak selalu harus berasal dari teknologi mahal. Inovasi material justru menawarkan pendekatan yang lebih efektif. Salah satunya adalah pemanfaatan abu dasar batubara (bottom ash) sebagai penguat pada komposit aluminium. Limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai ini, melalui rekayasa material, dapat meningkatkan kekuatan sekaligus menjaga stabilitas material.

Penelitian menunjukkan bahwa penambahan 3% bottom ash pada aluminium menghasilkan material dengan kekuatan lebih baik, porositas rendah, dan stabilitas termal tinggi. Karakteristik ini penting karena material yang ringan dan stabil mampu mengurangi konsumsi energi dalam berbagai aplikasi, seperti komponen otomotif, struktur UAV, hingga perangkat elektronik.

Lebih dari itu, inovasi ini juga mendukung prinsip keberlanjutan dengan mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai guna. Bahkan, pengembangannya telah mencapai tahap aplikatif dan memperoleh paten, menunjukkan potensinya untuk diterapkan di industri.

Pada akhirnya, efisiensi energi tidak hanya bergantung pada pengurangan konsumsi, tetapi juga pada bagaimana kita merancang sistem yang lebih efisien sejak dari material dasarnya. Dalam konteks krisis energi global, inovasi sederhana namun tepat guna seperti ini dapat menjadi bagian penting dari solusi yang lebih luas.


Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya