Prodi Arsitektur Untag Surabaya Gelar Workshop Penulisan Proposal Tugas Akhir Perancangan
Senin,13 April 2026 - 17:02:55 WIBDibaca: 77 kali
Program Studi Arsitektur Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan Workshop Penulisan Proposal Tugas Akhir Perancangan pada Rabu (8/4/2026) di Ruang Rapat Graha Prof. Dr. H. Roeslan Abdulgani. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang menempuh mata kuliah Studio Perancangan Arsitektur 5, 6, dan 7 sebagai bagian dari persiapan penyusunan tugas akhir.
Workshop dimoderatori oleh Ar. Intan Kusumaningayu, S.T., M.T., IAI. dan menghadirkan narasumber Dr. Ir. Ar. Ibrahim Tohar, M.T., IAI., yang memberikan pemaparan mendalam terkait proses perancangan arsitektur, khususnya dalam penyusunan proposal tugas akhir.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Program Studi Arsitektur, Dr. Ar. Andarita Rolalisasi, S.T., M.T., IPM., IAI., yang menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tugas akhir. Ia menyampaikan bahwa tugas akhir merupakan tahapan krusial sebagai bentuk pembuktian kompetensi mahasiswa. Oleh karena itu, workshop ini dihadirkan untuk memberikan pemahaman yang lebih terarah dalam penyusunan proposal perancangan.
Dalam pemaparannya, Dr. Ibrahim mengangkat materi bertajuk “Aksi-aksi dalam Tugas Akhir”, yang menekankan pentingnya eksplorasi dalam proses desain. Menurutnya, tidak hanya bentuk yang perlu dikembangkan, tetapi juga eksplorasi material sebagai elemen pembentuk karakter arsitektur. Ia mencontohkan penggunaan material bata pada Kampus Widya Mandala yang mampu menjadi identitas visual sekaligus kekuatan desain.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya evaluasi dalam setiap tahapan desain. Menurutnya, arsitektur bukan sekadar karya estetis, melainkan solusi atas permasalahan yang kompleks. Kesalahan kecil dalam perancangan dapat berdampak besar ketika diwujudkan dalam bentuk bangunan, sehingga proses evaluasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan.
Di akhir sesi, Dr. Ibrahim mendorong mahasiswa untuk tidak membatasi kreativitas pada perancangan di lahan kosong semata. Ia menekankan pentingnya kemampuan merancang pada konteks perkotaan yang padat, termasuk upaya revitalisasi bangunan eksisting sebagai tantangan nyata dalam praktik arsitektur.
Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif terkait penyusunan proposal tugas akhir, baik dari aspek teknis maupun konseptual. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi Arsitektur Untag Surabaya dalam mendampingi mahasiswa hingga tahap akhir studi, guna menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan profesional di bidang arsitektur.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya