UNTAG Surabaya Terapkan Skema PJJ Terbatas dan Perkuat Kebijakan Efisiensi Energi
Rabu,15 April 2026 - 10:40:58 WIBDibaca: 22 kali
Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya tengah mematangkan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara terbatas serta kebijakan kerja fleksibel sebagai bagian dari adaptasi terhadap kebijakan nasional dan upaya efisiensi energi. Rektor UNTAG Surabaya, Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., menyampaikan bahwa mahasiswa semester 5 ke atas akan melaksanakan perkuliahan daring setiap hari Jumat.
Sementara itu, tenaga pelayanan administrasi kampus direncanakan menerapkan sistem work from home (WFH) hingga 50%, dengan tetap memperhatikan kebutuhan operasional kampus. Kebijakan ini tidak berlaku bagi program studi Teknik, Kedokteran, serta perkuliahan yang berbasis laboratorium, yang tetap dilaksanakan secara luring.
Rektor menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kajian internal kampus dalam merespons edaran kementerian terkait PJJ. UNTAG Surabaya memutuskan untuk tidak menerapkan PJJ secara penuh karena mempertimbangkan potensi learning loss, sebagaimana yang terjadi pada masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pendekatan yang diambil bersifat selektif dan adaptif, dengan tetap menjaga kualitas pembelajaran.
Sebagai alternatif, kampus lebih menekankan pada penguatan budaya efisiensi energi di lingkungan sivitas akademika. Beberapa langkah konkret yang diterapkan antara lain penghematan penggunaan listrik dengan mematikan lampu dan pendingin ruangan setelah kegiatan, mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan, serta mengoptimalkan pencahayaan alami dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam desain bangunan kampus.
Selain itu, UNTAG Surabaya juga mulai mengembangkan penggunaan energi terbarukan melalui pemasangan solar cell pada tiga gedung kampus dengan total luas mencapai 1.420 meter persegi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam mewujudkan kampus yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam mendukung upaya tersebut, Rektor mengimbau seluruh sivitas akademika untuk turut berperan aktif dalam penghematan energi. Mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan didorong untuk menggunakan transportasi ramah lingkungan, seperti berjalan kaki atau bersepeda bagi yang tinggal di sekitar kampus, serta memanfaatkan transportasi umum bagi yang berada di luar area kampus.
Melalui kebijakan ini, UNTAG Surabaya menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara kualitas pendidikan, efisiensi energi, dan keberlanjutan lingkungan di tengah dinamika kebijakan dan tantangan global.
Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya || Sistem Untag Surabaya|| Sistekin Untag Surabaya